Snorkling and diving di menjangan BALI
Mei 21, 2010 2 Komentar
Sejak tinggal di bali bertahun – tahun, sy beberapa kali mendengar pulau Menjangan disebut (yang ada di Bali); tapi belum pernah pergi kesana. Sampai akhirnya, datang tawaran dari seorang teman mengajak untuk kesana–kamipun berangkat tgl 2 mei 2010, bersama dengan 7 orang lainnya.
Pulau Menjangan yang terletak dekat dengan pelabuhan Gilimanuk ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih hutan – hutan (dekat hutan lindung Bali barat) dan keindahan lautnya. Termasuk juga daerah Pemuteran, yang konon katanya biasa menjadi tempat tujuan bagi wisatawan asing (Barat / “Bule) untuk honeymoon. Katanya sih disana private hotelnya jadi ngak banyak gangguan, bikin honeymoon tambah mesra…^^
Untuk pergi kesana membutuhkan waktu 3 jam kalau berangkat dari Denpasar. Cukup jauh memang, karena itu juga jarang ada wisatawan yang kesana, khususnya wisatawan domestik; Kami berangkat jam 6 pagi (mundur 1 jam dari rencana) dan tiba di tempat perahu berlabuh sekitar jam 9 pagi. Harga yang ditawarkan disana untuk 1 perahu sekitar 300.000 untuk 1 perahu. Selain itu masih harus menyewa alat snorkling seperti fin dan snorkel tentunya:) atau alat selam kalau tidak punya sendiri. Untuk menyelam / diving dari hasil ngobrol – ngobrol dengan guide, adalah sekitar 1 juta untuk 2x dive.
Air laut jernih dan dingin, matahari juga bersinar cerah; waktu itu benar-benar hari yang baik untuk bermain air. Selama perjalanan menyeberang dengan perahu, saya sudah tidak sabar ingin meloncat ke air (dari dulu saya suka air dan pantai). Pos pertama yang kami kunjungi adalah tempat snorkling yang tenang dan landai, coral dan jenis – jenis ikan di sana juga beraneka warna dan cerah.
<<NEMO >>
Diantara semua ikan yang paling berkesan buat saya adalah NEMO (jujur itu pertama kali lihat nemo di laut lepas), NEMO dilaut lepas jauh lebih lucu daripada yang di akuarium dan jauh lebih lucu daripada yang di film “Finding Nemo”. Ikan nemo itu benar-benar berbeda dari ikan lainnya, kalau ikan lainnya didekati pasti akan lari menjauh, sedangkan nemo ketika saya mendekat dan berusaha menyentuh mereka malah mendekat namun tetap menjaga jarak (mungkin nemo hewan yang teritorial alias menjaga wilayahnya).
Kalau anda senang dengan pantai dan senang bermain air, tempat ini sangat saya sarankan untuk dikunjungi. Snorkling dan divingnya benar-benar jauh lebih baik daripada yang anda bisa dapatkan di Nusa Dua Denpasar, namun tentu saja biaya yang dibutuhkan juga lebih besar. Tapi ada cara untuk berhemat tentu saja, ajak teman dan jika memungkinkan jangan menyewa sopir alias kendarai sendiri; dengan demikian biaya yang anda butuhkan bisa dibagi – bagi.
Pengeluaran yang harus dibayar kira – kira seputar : Transport dari Denpasar, snack selama diperjalanan, tiket masuk hutan lindung, perahu untuk menyeberang, guide, alat snorkling atau alat diving, makan siang, bensin. Kira-kira 300.000 perorang sudah cukup.
Selain itu, kalau anda sedang beruntung dalam perjalanan menyebrang, mungkin bisa melihat lumba – lumba dalam jumlah banyak, atau bisa melihat ikan paus (menurut cerita dari guide setempat, dia cerita kalau pernah liat paus ketika sedang memancing di perahu).
*selama disana saya tidak melihat ada wisatawan Indonesia, jadi sepertinya jarang sekali dikungjungi wisatawan Indonesia. Sebagian besar yang datang adalah wisatawan barat (“bule”).
*selama jalan ke menjagan saya tidak ambil foto waktu sedang main air, jadi foto waktu main air menyusul (dari teman)–kalau foto dalam air benar-benar ngak ada, karena kameranya mahal^^
*peta dari balimapblog







Yuhu……… Thanks Vidya. Lumayan bisa bwt tambahan info yg bs membantu route perjalanan gw. wkwkwkwkwkwk
ok ayu, nti kbr2 aj ok….c u di bali mungkn? heheheee…