Snorkling and diving di menjangan BALI

pulau Menjangan Bali

Sejak tinggal di bali bertahun – tahun, sy beberapa kali mendengar pulau Menjangan disebut (yang ada di Bali); tapi belum pernah pergi kesana. Sampai akhirnya, datang tawaran dari seorang teman mengajak untuk kesana–kamipun berangkat tgl 2 mei 2010, bersama dengan 7 orang lainnya.

Pulau Menjangan yang terletak dekat dengan pelabuhan Gilimanuk ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih hutan – hutan (dekat hutan lindung Bali barat) dan keindahan lautnya. Termasuk juga daerah Pemuteran, yang konon katanya biasa menjadi tempat tujuan bagi wisatawan asing (Barat / “Bule) untuk honeymoon. Katanya sih disana private hotelnya jadi ngak banyak gangguan, bikin honeymoon tambah mesra…^^

Untuk pergi kesana membutuhkan waktu 3 jam kalau berangkat dari Denpasar. Cukup jauh memang, karena itu juga jarang ada wisatawan yang kesana, khususnya wisatawan domestik; Kami berangkat jam 6 pagi (mundur 1 jam dari rencana) dan tiba di tempat perahu berlabuh sekitar jam 9 pagi. Harga yang ditawarkan disana untuk 1 perahu sekitar 300.000 untuk 1 perahu. Selain itu masih harus menyewa alat snorkling seperti fin dan snorkel tentunya:) atau alat selam kalau tidak punya sendiri. Untuk menyelam / diving dari hasil ngobrol – ngobrol dengan guide, adalah sekitar 1 juta untuk 2x dive.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Uluwatu Area

Akhirnya setelah beberapa lama menunda, tercapai juga keinginan untuk keliling di pantai-pantai daerah Uluwatu. Uluwatu biasanya dikenal dengan pura-nya yang terletak di tebing dengan pemandangan tebing yang indah (pura Uluwatu) dan pantai Dreamland yang dikenal karena keindahannya. Sedangkan pantai-pantai lainnya kurang dikenal di Indonesia, karena biasanya merupakan pantai surfing – jadi lebih dikenal di kalangan pemain-pemain surfing atau selancar.

Jadi karena itu saya bertekad untuk mengunjungi pantai-pantai di area Uluwatu untuk membuktikan keindahannya dan memperkenalkan pantai-pantai tersebut di Indonesia. Jadi pagi-pagi saya sudah bersiap-siap, berbekal kamera digital dan kacamata hitam saya pertama berangkat ke Balangan. Pantai Balangan, tidak sulit di cari karena jalanan menuju kesana hanya satu dan lurus tidak bercabang.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.